Click here for Myspace Layouts

Kamis, 26 Mei 2011


Selamat Datang....!!!
in My Blog


Puisi


Suara Rakyat
Karya : Valentika F. S.

Oh… Tuan bisakah anda mendengar suara kami?
Jeritan, rintihan yang kami perdengarkan
Meronta di hadapan keadilan
Memanggil petinggi Negara untuk dapatkan bantuan

     Tapi apa yang kami dapatkan
     Kalian hanya anggap kami tak ada
     Kalian acuhkan kami
     Dan kalian tak pernah perhatikan kami

Kami di sini hanya bagaikan kutu kecil dalam gumpalan
Yang tak didengar
Yang selalu tak dihiraukan
Dan yang kami inginkan hanya didengar dan sebuah keadilan

Puisi

Para Tikus Berdasi
Karya : Valentika F. S.

Negara Indonesia yang dulu kokoh berdiri
Dengan berjuta hasil bumi
Kini telah digerogoti
Oleh para tikus berdasi

     Tikus yang mulai merajalela
     Memakan hampir seluruh uang rakyat
     Padahal rakyat susah payah untuk membayar pajak
     Tapi para tikus tersebut dengan seenaknya merampas itu semua

Oh… sungguh malang Negara kita
Negara yang dulu terkenal dengan rempah-rempahnya
Kini semua telah berubah
Dan para koruptor mulai menjamur di Negara kita

Puisi

Guru
Karya : Valentika F. S.

Guruku…
Kau adalah pelita dalam hidupku
Yang selalu menyinari hari-hariku
Aku akan berbakti padamu

     Guruku…
     Kini kau telah banyak makan garam
     Dan meski harus menyeberangi lautan
     Itu rela kau lakukan
     Demi ilmu yang akan kau bagikan

Guruku…
Meski kini kau telah ditelan bumi
Hilang dalam pandangan
Tapi jasamu akan selalu kukenang

Puisi

Penyesalan
( versi 2 )
Karya : Valentika F. S.

Wajahmu bagaikan langit berawan
Tersirat wajah yang muram
Aku tak tahu apa salahku
Kepadamu

     Tolong maafkan aku
     Tolong lupakan semua kesalahanku
     Jika mungkin kau tak mau
     Tolong jangan marah padaku

Aku menyesal telah membuatmu menunggu
Aku menyesal telah mengecewakanmu
Aku menyesal telah membohongimu
Tapi aku tahu semua ini yang terbaik untukmu

Puisi

Penyesalan
( versi 1 )
Karya : Valentika F. S.

Aku tak bermaksud melakukan semua ini
Aku hanya tak mau
Tapi aku tak bisa pungkiri
Bahwa sebenarnya aku ingin semuanya usai

     Tolong maafkan aku
     Tolong lupakan semua kesalahanku
     Jika mungkin kau tak mau
     Aku takkan marah padamu

Aku menyesal telah membuatmu menunggu
Aku menyesal telah mengecewakanmu
Aku menyesal telah membohongimu
Tapi aku tahu semua ini yang terbaik untukmu

Puisi

Tak Ingin Kehilanganmu
Karya : Valentika F. S.

Semua kisah ini bermula di sebuah kelas
Kala itu
Saat kita masih belia
Dan belum mengenal apa arti cinta

     Saat ku duduk termangu
     Datanglah dirimu di hadapanku
     Kau pun menyatakan perasaanmu padaku
     Tapi kukira kita tak dapat bersatu

Waktu bergulir begitu cepat
Hari pun berlalu
Dan akhirnya kau harus pergi
Meninggalkan diriku

     Kala itu aku pun tahu
     Bahwa mungkin aku tak bisa kehilanganmu
     Jika aku bisa mengulang saat itu
     Aku hanya ingin bilang aku sayang kamu